Sekapur Sirih


KITA TENGAH  MEMASUKI  SAMUDERA PERUBAHAN

 

pak-markus

Sekolah telah merintis keberadaan website beberapa tahun silam, namun pemanfaatannya masih belum maksimal. Oleh karena itu sudah tiba saatnya wahana ini dikelola dengan sungguh-sungguh, diupdate secara berkesinambungan, diperbaharui secara rutin dari waktu ke waktu. Dibutuhkan kerjasama lintas bidang, lintas generasi, dan lintas kepentingan. Wahana ini hendaknya dapat menjadi sarana perjumpaan persaudaraan antara warga sekolah, warga masyarakat (orangtua), alumnus lintas generasi, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya. Wahana ini idealnya dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh pemangku kepentingan, menjaring aspirasi, melancarkan komunikasi, menjalin relasi dan kerjasama, serta menjadi perekat persaudaraan dan persahabatan.

Roh pengikat seluruh stakeholder SMAK Frateran adalah spiritualitas yang dibangun para pendiri kongregasi, dihidupi para penerusnya, yang mengejawantah dalam visi misi Yayasan Mardi Wiyata serta visi misi sekolah. Spiritualitas hati adalah roh yang mengalir dalam darah setiap insan SMAK Frateran, baik guru, tenaga kependidikan, para murid, alumnus, serta para orangtua. Roh yang sama itulah yang mampu merangkul dan merangkai setiap generasi menjadi sebuah jaring-jaring persaudaraan dan persahabatan! Dan inilah yang harus diperjuangkan dan dipupuk terus-menerus.

Para muda yang menggabungkan diri dalam keluarga besar SMAK Frateran Malang adalah mereka yang sesungguhnya kaya potensi. Potensi-potensi itu seringkali baru muncul tatkala berproses beberapa waktu. Karena itu sekolah bertekad memupuk berbagai potensi siswa secara wajar dan bertanggung jawab. Harus kita pahami bersama bahwa sukses hidup manusia dipengaruhi oleh berbagai potensi bawaan, pembinaan berkelanjutan serta daya juang tinggi. Potensi-potensi siswa berdasar pada kualitas multi kecerdasan yang dimilikinya, maka sekolah juga bertekad melakukan pembinaan, pendampingan siswa berdasar potensi masing-masing.

Dunia terus berubah, dan perubahannya dahsyat! Insan SMAK Frateran dituntut berjuang terus, baik secara pribadi maupun bersama-sama, untuk terjun dalam lautan perubahan itu, tanpa harus hanyut terlena oleh berbagai perubahan. Perjuangan insan-insan SMAK Frateran tidak boleh tanggung-tanggung, semua harus berjuang keras, mati-matian, gila-gilaan! Mereka yang berjuang asal-asalan hanya akan menjadi pecundang. Dan mereka yang berjuang dengan mati-matian, akan menjadi pemenang! Maka, berjuanglah seperti seekor rajawali. Dia tidak takut dengan badai. Dia akan masuk dalam badai, agar dapat terbang tinggi, dan lebih tinggi lagi. Jangan takut dengan berbagai perubahan. Kita harus masuk dalam berbagai perubahan, agar dapat terbang membubung tinggi, menuju sukses!

Selamat berjuang para muda. Selamat menembus badai perubahan. Berjuanglah mati-matian. Jadilah pemenang! Negeri ini membutuhkan pemuda-pemuda pejuang, pemuda-pemuda pemenang, yang akan mengendalikan nusantara menuju Indonesia Emas 2045!

 

 

MARKUS BASUKI, S.Pd, M.Pd

KEPALA SMAK FRATERAN MALANG